Deteksi Kanker Payudara Dengan SADARI

Jelly Gamat – Kanker payudara adalah salah satu kanker yang sangat ditakuti dan tidak bisa dipungkiri penyakit ini sudah banyak menyebabkan kematian. Penyakit kanker payudara, pada dasarnya bisa disembuhkan, terlebih jika anda bisa mengetahuinya sejak dini.

Anda juga bisa melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) untuk antisipasi penyakit ini menjadi kronis. Mengapa harus melakukan SADARI.? Hal ini untuk mendeteksi sejak dini kanker payudara dan meningkatkan peluang sembuh dari penyakit ini.

Penting.!! Cara Deteksi Kanker payudara Dengan (SADARI)

Kanker payudara

Kanker Payudara Bisa Dideteksi Dengan SADARI.

Bagaimana cara dan waktu yang sangat tepat untuk melakukan SADARIBerikut merupakan ulasan selengkapnya. Sebelum memulai melakukan SADARI pastikan bahwa tangan anda harus dalam keadaan steril dan bersih. Tempat yang baik untuk melakukan sadari adalah di kamar pribadi anda.

Waktu yang tepat untuk Deteksi Kanker payudara ini, adalah saat anda selesai menstruasi, namun anda juga bisa lakukan hal ini dalam waktu seminggu sekali, sebulan sekali atau dua bulan sekali.

  1. Hal yang pertama anda lakukan adalah membuka pakaian/busana anda.
  2. Angkat kedua tangan anda ke atas, lalu periksa apakah ada benjolan atau tanda kemerahan pada payudara anda.
  3. Letakkan kedua tangan anda dipinggang, lalu periksa kembali apakah terjadi perubahan pada payudara anda.
  4. Tekan payudara secara lembut dari atas ke bawah (lihat gambar diatas). Apakah terdapat benjolan yang muncul atau tersentuh selain puting.
  5. Tekan payudara secara melingkar dan rasakan kembali apakah tersentuh benjolan.
  6. Tekan payudara ke arah puting, dan lihat apakah ada cairan yang keluar dari puting.
  7. Berbaringlah, dan tekan kembali payudara anda, apakah memiliki benjolan pada payudara.

Jika terdapat benjolan pada payudara, anda harus periksakan pada dokter pribadi anda. Meskipun pada dasarnya tidak semua benjolan pada payudara bersifat kanker. Dan kebanyakan benjolan tersebut hanyalah tumor jinak yang sering terjadi pada masa menstruasi.

Sumber : Alodokter.com

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *