Tanda Dan Gejala Dehidrasi Pada Bayi

Gejala Dehidrasi Pada Bayi – Dehidrasi merupakan kondisi dimana tubuh anda dalam keadaan kekurangan cairan. Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan kekurangan cairan pada tubuh, seperti kurang minum, terlalu banyak mengeluarkan keringat dan olahraga yang berlebih.

Gejala Dehidrasi Pada Bayi

Gejala Dehidrasi Pada Bayi

Dehidrasi merupakan kondisi yang bisa terjadi pada siapapun. Baik itu pria atau wanita. Anak anak atau dewasa atau bahkan bayi yang baru lahir. Lalu, apakah tanda dan gejala bayi menderita dehidrasi berbeda dengan orang dewasa.? tentu saja berbeda. Contohnya ketika seorang pria atau wanita dewasa yang kehausan, tentu saja mereka akan langsung membawa minuman dan meminumnya. Baca Juga : Tanda Menderita Dehidrasi Pada Orang Dewasa

Berbeda dengan bayi yang tidak bisa melakukan apa apa selain menangis. Untuk itu, perlunya perhatian orang dewasa agar bisa memahami tingkah laku atau hal hal yang bisa menandakan bayi anda mengalami dehidrasi. Berikut merupakan ulasan selengkapnya.

Ketahuilah Gejala Dehidrasi Pada Bayi Sejak Dini, Dan Lakukan Pencegahannya.!!

Mengetahui gejala sejak dini bisa meningkatkan pencegahan akan bahayanya dehidrasi pada manusia. Jangan anggap sepele dehidrasi, karena jika tidak diobati dengan segera, dehidrasi bisa menyebabkan kematian.

Kembali lagi ke topik, dehidrasi pada bayi bisa memiliki tanda atau gejala yang tentunya akan mudah anda amati. Apa saja itu.? sebagai berikut :

  • Ketika bayi anda menangis, tidak terlihat cucuran air mata.
  • Mata bayi anda terlihat cekung ke dalam.
  • Ubun ubun pada bayi menjadi menyusut.
  • Mudah marah dan terlihat lesu.
  • Kelelahan dan pusing.
  • Popok tetap kering selama 12 jam.
  • Kulit bayi menjadi dingin dan kering.

Itu mungkin gejala yang bisa diketahui oleh anda sebagai orangtua si bayi. Jika anda melihat bayi mengalami gejala diatas, sebaiknya lakukan langkah pencegahan dengan cara memberinya air baik itu berupa air mineral, air susu atau bahkan cairan yang berasal dari buah buahan yang direkomendasikan dokter. Selanjutnya, anda tinggal lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mengetahui apakah bayi anda menderita penyakit dehidrasi atau bukan. Karena dokter akan mendiagnosisnya apakah bayi anda positif dehidrasi ataupun negatif. Baca Juga : Mencegah Dehidrasi Dengan Buah Buahan

Tips Menangani Dehidrasi Pada Bayi

Jika dehidrasi yang terjadi masih dalam kondisi biasa atau sedang. Mungkin anda tidak memerlukan pengobatan yang intensif. Anda bisa lakukan beberapa hal dibawah ini. Yang tentunya memiliki tujuan untuk mengantisipasi terjadinya dehidrasi yang berlebih. seperti :

  • Jika bayi anda diare atau demam atau bahkan memiliki keringat yang berlebih. Berikanlah ASI atau susu formula yang lebih banyak dari biasanya.
  • Apabila si bayi muntah dan cairan tubuhnya berkurang. Langsung berikan cairan dalam jumlah yang banyak sekaligus menggunakan hal yang sama seperti ASI, susu formula atau bahkan minuman elektrolit. Berikan sebanyak 2 sendok setidaknya dalam 5 menit sekali.
  • Jika bayi anda menolak untuk minum. Anda bisa mengatasinya dengan memberinya obat obatan seperti ibuprofen, acetaminophen lalu berikan cairan dalam jumlah yang sedikit namun dengan rentang waktu yang sering.

Masih banyak cara cara yang bisa anda lakukan. Suhu rumah yang panas juga bisa menjadi salah satu penyebab cairan pada tubuh si bayi semakin berkurang. Cobalah untuk mendinginkan suhu ruangan dan berikan cairan yang bisa membantu untuk menurunkan suhu pada tubuh bayi.

Simak Juga Artikel Yang Lainnya :

Jika bayi masih memiliki tanda tanda kekurangan cairan. Cobalah untuk konsultasikan dengan dokter dan ceritakan semua kondisi pada dokter. Sehingga dokter akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap apa yang bayi anda alami. Dan mintalah rekomendasi dokter akan pengobatan apa yang harus anda lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *